Cara Olahraga Yang Aman Selama Kehamilan

Loading...

Cara Olahraga Yang Aman Selama KehamilanSelama masa kehamilan organ-organ tubuh akan bekerja dua kali lipat dari sebelumnya. Maka dari itu, kebanyakan wanita cepat merasa lelah dan mengeluh sakit pinggang, pusing, serta sakit kepala. Jadi selama masa kehamilan wanita dilarang melakukan kegiatan yang berlebihan.

Namun bukan berarti saat hamil Anda hanya bermalas-malas dirumah saja. Tetapi dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga ringan untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan menjaga kesehatan kehamilan.

Selain itu juga, menurut dr. Ali Sungkar, SpOG bahwa wanita yang sedang hamil dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga untuk menjaga kebugaran dan metabolisme tubuh Anda. Karena dengan berolahraga maka aliran darah Anda lancar sehingga membuat janin menjadi sehat.

Namun, selama kehamilan tidak semua jenis olahraga dapat dilakukan. Olahraga yang aman untuk wanita hamil seperti berenang dan yoga karena tidak terlalu memberikan guncangan yang dapat membahayakan ibu dan janin. Jadi sebelum Anda melakukan olahraga ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal agar kondisi Anda dan janin tetap sehat dan aman.

BACA:  Cara Mudah Hidup Sehat

1. Sebelum Anda berolahraga lakukan pemanasan terlebih dahulu dan melakukan pendinginan setelah berolahraga.

2. Disarankan untuk memperbanyak minum air putih.

3. Hindari melakukan olahraga ketika cuaca panas dan tidak melakukan aktitivitas yang berat.

4. Sebaiknya detak jantung Anda tidak melebihi 140 kali permenit.

5. Tetap aktif melakukan kegiatan tiap hari seperti berjalan santai pagi dan sore.

6. Jangan melakukan olahraga yang membuat Anda membutuhkan keseimbangan, karena dikhawatirkan Anda akan terjatuh.

7. Saat usia kehamilan Anda pada trimester pertama, sebaiknya Anda tidak melakukan olahraga yang membuat Anda berbaring di lantai. Karena olahraga tersebut akan mengganggu aliran darah Anda.

Tujuan utama dari olahraga kehamilan adalah memperbaiki kinerja jantung, menjaga berat badan dan kebugaran tubuh Anda serta menyiapkan otot-otot persalinan agar tidak terjadi gangguan pada janin yang sedang di kandung. Namun jika Anda memiliki riwayat keguguran disarankan untuk Anda berkonsultasi kepada dokter.